Jumat, 21 November 2014

Wisata Sumatera Utara Bab III

Danau Toba
Danau Toba merupakan keajaiban alam menakjubkan di Pulau Sumatera. Sulit membayangkan ada tempat yang lebih indah untuk dikunjungi di Sumatera Utara selain danau ini. Suasana sejuk menyegarkan, hamparan air jernih membiru, dan pemandangan memesona pegunungan hijau adalah sebagian kecil saja dari imaji danau raksasa yang berada 900 meter di atas permukaan laut itu.
Danau Toba adalah danau berkawah seluas 1.145 kilometer persegi. Di tengahnya berdiam sebuah pulau dengan luas yang hampir sebanding dengan luas negara Singapura. Danau Toba sebenarnya lebih menyerupai lautan daripada danau mengingat ukurannya. Oleh karena itu, Danau Toba ditempatkan sebagai danau terluas di Asia Tenggara dan terbesar kedua di dunia sesudah Danau Victoria di Afrika. Danau Toba juga termasuk danau terdalam di dunia yaitu sekira 450 meter.
Danau Toba diperkirakan para ahli terbentuk setelah letusan gunung api super sekira 73.000-75.000 tahun lalu. Saat itu 2.800 km kubik bahan vulkanik dimuntahkan Gunung Toba yang meletus hingga debu vulkanik yang ditiup angin menyebar ke separuh wilayah Bumi. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 kilometer di atas permukaan laut.
Akibat letusan gunung api super  (Gunung Toba) diperkirakan telah menyebabkan kematian massal dan kepunahan beberapa spesies mahluk hidup. Letusan Gunung Toba telah menyebabkan terjadinya perubahan cuaca bumi dan mulainya masuk ke zaman es sehingga mempengaruhi peradaban dunia.

Bagi masyarakat sekitar Danau Toba memiliki sejarah magis yang dipercayai sebagai tempat tinggal Namborru (tujuh dewi nenek moyang Suku Batak). Apabila suku Batak akan melakukan upacara di sekitar danau maka mereka harus berdoa dan meminta izin Namborru terlebih dahulu.
Pulau Samosir adalah pulau yang unik karena merupakan pulau vulkanik di tengah Danau Toba. Ketinggiannya 1.000 meter di atas permukaan laut. Meskipun telah menjadi tempat tujuan wisata sejak lama, Samosir merupakan keindahan alam yang belum terjamah. Di tengah Pulau Samosir ini masih ada lagi dua danau indah yang diberi nama Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang. Daerah sekitar Danau Toba memiliki hutan-hutan pinus yang tertata asri. Di pinggiran Danau Toba terdapat beberapa air terjun yang sangat mempesona. Di sekitar Danau Toba juga akan Anda dapati tempat pemandian air belarang.
Di Pulau Samosir Anda juga dapat menemukan pegunungan berkabut, air terjun yang jernih untuk berenang, dan masyarakat peladang. Keramahan masyarakat Batak pun akan memikat Anda karena kemanapun Anda pergi maka dengan segera dapat menemukan teman baru.
Di Kota Parapat yang merupakan semenanjung yang menonjol ke danau Anda dapat Anda nikmati pemandangan spektakuler Danau Toba. Parapat dihuni masyarakat Batak Toba dan Batak Simalungan yang dikenal memiliki sifat ceria dan mudah bergaul, terkenal pula senang mendendangkan lagu bertema cinta yang riang namun penuh perasaan.  


Kini Danau Toba menjadi salah satu tujuan wisata terbaik di Indonesia. Tempat dimana Anda dapat melakukan berbagai macam kegiatan untuk menikmati keindahan alam seperti mendaki gunung, berenang, atau berperahu layar. Udaranya bersih dan sejuk harmonis dengan suasana santai masyarakatnya yang ramah.
Banyak wisatawan lebih memilih tinggal di Pulau Samosir di tengah danau. Sebagai tempat tinggal asli masyarakat Batak Toba, Pulau Samosir memiliki bekas peninggalan zaman purbakala di antaranya ialah kuburan batu dan desa-desa tradisional. Di pulau ini Anda dapat menemukan kebudayaan Toba yang unik dan kuno. Amati juga arsitektur tradisional rumah Batak Toba yang majemuk. Keindahan alam Pulau Samosir mengartikan bahwa pulau ini adalah tempat yang cocok untuk dikunjungi dan menghindari kepenatan rutinitas. Samosir mudah dijangkau oleh kapal ferri dari Parapat. Di Tomok juga terdapat Makam Raja Sidabutar, yang usianya sudah 500 tahun. Juga terdapat Patung Sigale-Gale yang bisa menari.
Jika Anda merasa bersemangat di Parapat ada banyak fasilitas untuk berenang, bermain ski air, mengendarai motor boat, menaiki kano, memancing dan bermain golf. Dari Parapat Anda dapat berjalan-jalan santai di bukit Sungai Naborsahon dimana Anda akan melihat bunga bugenvil, pointetties, honey suckle yang spektakuler berbunga sepanjang tahun. Banyak pengunjung yang datang menghabiskan waktu di danau dengan berenang di air yang menyegarkan atau menyewa perahu layar mengelilingi danau yang besar tersebut. Tidak perlu khawatir tersengat sinar matahari karena iklim di sini sejuk dan kering dengan pemandangan danau yang indah, tempat ini adalah tempat yang ideal untuk bersantai. Sambil melihat Matahari terbenam di Danau Toba adalah cara yang sempurna untuk bersantai dan menghabuskan waktu bersama orang yang Anda sayangi.
Di Samosir, Anda juga dapat berjalan-jalanlah ke pedalaman dan menjelajahi dua danau yang lebih kecil  yaitu Danau Sididhoni dan Aek Natonang.  Jika Anda masih belum merasa puas dengan suasana di Samosir, jelajahi pedalaman dengan trekking ke dataran tinggi. Sebaiknya tanya hotel atau masyarakat setempat tentang rutenya karena jalannya terkadang berlumpur dan licin tergantung cuaca.
Jika Anda tertarik dengan sejarah maka kunjungi komplek pemakaman Raja Sidabutar dimana dapat melihat peninggalan budaya megalit yang unik. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang kehidupan dan masyarakat Batak, kunjungilah desa tradisional Jangga penghasil kain ulos yang berjarak sekitar 24 km dari Parapat. Di tepi Danau Toba juga terlihat Wisma Soekarno, tempat Presiden pertama Indonesia diasingkan, dengan desain bangunan yang dicat warna putih nan megah.

Budaya Leluhur di Desa Jangga 

Datang dan rasakan  kehidupan suku Batak tradisional di sebuah desa yang sebagian besar wilayahnya belum tersentuh oleh dunia modern. Terletak di lereng bukit yang indah, pengunjung yang datang ke desa Jangga ingin bertemu dengan orang  Batak asli dan melihat bagaimana budaya mereka yang unik terus berkembang hingga saat ini.
Jangga terkenal dengan kain ulos yang indah yang ditenun oleh kaum wanitanya. Melihat  kaum wanita desa ini menenun kain ulos yang rumit di depan rumah mereka. Ulos memainkan peranan penting dalam masyarakat tradisional Batak dan digunakan tidak hanya sebagai pakaian tetapi juga digunakan pada acara-acara adat seperti kelahiran, kematian dan pernikahan.

Di desa Jangga Anda akan menemukan deretan rumah-rumah tradisional, atraksi budaya dan sejarah, seperti sisa-sisa peninggalan raja-raja Batak berabad-abad yang lalu termasuk Raja Tambun dan monumen raja Manurung.

Desa Jangga terletak di tepi Gunung Simanuk-Manuk, Lumban Julu, kabupeten Toba Samosir, Sumatra Utara, sekitar 24 km dari Danau Toba.  Desa ini adalah salah satu dari sejumlah desa Batak asli di wilayah Lumban Nabolon, Tonga-Tonga Sirait Uruk, Janji Matogu, hubak Sihubak, Siregar, Sigaol, Silalahi Toruan Muara dan Tomok Sihotang. 

Desa Tuktuk Siadong: Menikmati Daya Pukau Danau Toba di Di Tanjung Kecil Pulau Samosir 
Pastikan kunjungan Anda ke Danau Toba untuk menginap di Desa Wisata Tuktuk Siadong, sebuah tempat indah di sebuah tanjung kecil di Pulau Samosir. Di sini Anda dapat menikmati suasana menawan panorama pinggir danau dimana telah banyak wisatawan tersihir daya pukaunya.

Desa Tuktuk Siadong berlokasi di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Semenanjung kecil ini terletak diantara Desa Tomok dan Desa Ambarita. Kawasan tersebut merupakan daerah yang diminati wisatawan mancanegara dimana hampir sepanjang tahun dikunjungi. Bahkan, sebuah buku panduan bagi backpacker yaitu Lonely Planet menyebutkan informasi desa wisata ini dengan cukup lengkap.

Desa Tuktuk Siadong telah tersohor sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati keindahan Danau Toba. Pemandangan menghijau begitu memanjakan mata berpadu dengan bangunan corak Batak yang khas. Di sini Anda akan merasakan suasana seperti di pantai tetapi suhu udaranya begitu sejuk.

Desa Tuktuk sangat indah dan tenang suasananya cocok untuk piknik bersama keluarga atau untuk berbulan madu. Di sini riak air danau yang tenang berharmoni dengan padang rumput atau kerbau yang sedang membajak sawah. Hutan menghijau dan kampung adat tradisional Batak melahirkan impresi dan nuansa tersendiri untuk menyempurnakan liburan Anda.

Tuktuk Siadong berada di daerah tanjung peninsula yang menjadi kawasan wisata (central tourism district). Pengunjung menikmati wisata bahari di sini seperti berenang, menyelam, berlayar, canoe, memancing, dan lainnya. Di kawasan ini juga dipenuhi akomodasi, restoran, serta industri kreatif terutama ukiran.

Danau Toba sendiri menjadi reservoir air tawar terbesar di Asia Tenggara dengan pegunungan tropis membentang sekira 1.100 km dengan kedalaman maksimum sekira 450 meter. Danau ini berada di puncak vulkanik tua sekira 905 meter di atas permukaan air laut. Ada 7 kabupaten mengelilingi Danau Toba, yaitu Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi,

Karo, dan Samosir. Yang terakhir terkenal memiliki panorama alam indah dan menjadi lokasi tujuan wisata terutama Parapat di Simalungun dan Tuktuk Siadong di Pulau Samosir.

Di Tuktuk tersedia puluhan penginapan dan rumah makan yang berderet di sisi jalan. Akomodasi tersebut umumnya menyewakaan sepeda, motor, dan buku. Buku yang disewa ternyata dapat ditukar dengan buku lain yang Anda bawa.

Penginapan berupa hotel berbintang biasanya terletak persis di pinggir danau. Beberapa di antaranya memiliki kawasan yang terpisah tempat dimana wisatawan dapat menikmati suasana pinggir danau. Anda dapat menikmati keindahan panorama Danau Toba dengan ber-canoe, jetski, sepeda air, atau mengapa tidak berenang sepuasnya di pinggir danau. Memancing juga dapat menjadi alternatif kegiatan yang menghibur.

Anda juga dapat melakukan trekking ke bukit-bukit tertentu untuk berburu lokasi pandang ke arah Danau Toba yang terbentang.

Berkeliling Pulau Samosir dengan sepeda motor atau sepeda juga menarik sembari berinteraksi dengan masyarakat setempat yang ramah. Di Desa Tuktuk Siadong juga ada makam Raja Sidabutar yang sudah berumur ratusan tahun. Berkelilinglah di seputaran danau dimana Anda selain dapat menikmati keindahan danau juga dapat membayangkan bagimana dahsyatnya bencana letusan gunung api hingga kalderanya membentuk lalu terisi air hujan.

Nikmati keindahan Matahari terbit dan terbenam dari pesisir danau. Lokasi terbaik ada di dataran tinggi Karo di sebelah utara dimana keelokan danau nampak memanjang dari Sikodonkodon. Ada pula dari Tele di sisi barat yang menyediakan gardu pandang dimana pemandangan danau dan Pulau Samosir begitu sempurna diabadikan dengan kamera kesayangan Anda.

Apabila berminat menikmati keindahan Danau Toba dari udara maka jasa pemandu wisata dapat mencarikan informasi untuk kegiatan paralayang dari kawasan Bukit Siulakhosa. Anda akan ditemani instruktur berpengalaman untuk terbang mengelilingi kawasan Tomok dan Tuktuk Siadong lalu mendarat di Bukit Betha atau pantai Danau Toba. Perlu diperhatikan aktivitas ini bergantung pada kondisi cuaca dan angin.

Kawasan Bukit Betha dan Open Stage Tuktuk Siadong juga sering dimanfaatkan menjadi kawasan Ambarita untuk olah raga atletik, sepeda downhill, motor cross, dan kegiatan lintas alam lainnya.

Wisata Sumatera Utara Bab II

Kota Brastagi
Kota Brastagi yang indah di dataran tinggi Karo, 70 km dari Medan. Terletak di ketinggian 1300m, kota ini memiliki iklim yang sejuk, menjadikanya tempat yang tepat untuk bersantai dan menikmati udara segar. Udara di pagi dan sinag hari sangat menyenangkan, sementara pada malam bisa sangat dingin.

Kota ini berdiri pada tahun 1920 sebagai stasiun bukit milik Belanda dan saat ini telah menjadi tujuan akhir pekan paling populer bagi warga Medan.

Pemandangan di sini didominasi oleh gunung berapi Sinabung dan Gunung Sibayak. Di ujung barat kota, Bukit Gunaling Hill menghiasi dataran tinggi sekitarnya yang memberikan pemandangan spektakuler dari kedua gunung berapi yang menjulang tinggi.

Brastagi terkenal dengan bunga dan buah-buahannya dan pasarnya selalu ramai dengan aktivitas jual beli. Buah-buahan yang paling terkenal antara lain markisa dan jeruknya yang manis. Di sini Anda akan melihat kehidupan masyarakat Karo tradisional dan bahkan Anda akan menjumpai pedagang sepatu bekas.


Bukit Lawang
Jelajahi hutan Sumatera dan rasakan petualangan outdoor ditemani orangutan selama Anda berada di desa di dalam hutan Bukit Lawang. Secara harfiah berarti "pintu ke bukit", Bukit Lawang adalah sebuah desa kecil yang terletak di selatan Taman Nasionjal Gunung Leuseur. Terletak sekitar 90 kilometer barat laut Medan, ibu kota Sumatera Utara.

Bukit Lawang adalah pintu gerbang ke dalam hutan Sumatera yang legendaris yang memiliki medan licin dan lereng curam serta berlumpur, menjelajahi hutan di sini adalah petualangan yang menkjubkan. Perjalanan melalui hutan yang rimbun akan mendebarkan dan Anda akan masuk dalam dunia baru.
Hutan ini merupakan lebat yang menarik hati, orangutan merupakan daya tarik utama di sini. Bukit Lawang adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk menemukan primata langka dan hampir punah. Melihat makhluk anggun berayun-ayun melalui ranting-ranting pohon. Hutan ini adalah salah satu komunitas terbesar orangutan,  lebih dari 5000 orangutan tinggal di sini.
Pusat rehabilitasi orangutan adalah tempat bagi orangutan yatim piatu yang dilatih hidup di alam bebas. Pusat ini telah beroperasi sejak tahun 1973 dan hingga kini telah menarik pengunjung dari seluruh dunia  untuk melihat sekilas makhluk menakjubkan.
Jumlah orangutan di hutan ini telah menurun akibat perburuan liar, perdagangan satwa dan lingkungan yang rusak. Pusat rehabilitasi ini membantu orangutan kembali kebiasaan alami mereka dengan menempatkan mereka melalui pelatihan yang intensif sebelum dikeluarkan ke alam liar. Ketika primata ini kembali hutan, pusat rehabilitasi terus menyediakan suplemen makanan dan pemeriksaan rutin.

Di Dalam Hutan Lebat Desa Tangkahan 
Sering disebut sebagai surga tersembunyi Sumatera, hutan lebat dan topografi Tangkahan yang mengagumkan, membuat desa ini menjadi tempat wisata yang luar biasa.  Desa ini terletak di Taman Nasional Gunung Leuser yang lebat, di persimpangan dua sungai, yaitu sungai Batang Serangan dan Buluh. Taman ini adalah salah satu wilayah yang jumlah primatanya paling beragam di dunia, yang juga rumah bagi beberapa spesies bumi paling terancam punah.
Di masa lalu taman ini sering menjadi tempat pembalakan dan pemburuan liar, saat ini hutan ini telah diubah menjadi cagar alam. Orang-orang setempat telah sadar dengan fungsi dan kekayaan taman ini sehingga mereka berusaha untuk melestarikan harta mereka yang berharga ini. Datang dan temui gajah bersama-sama dengan penjaga mereka yang sedang berpatroli untuk menjaga hutan dari penebangan dan pemburuan liar.
Di sini, tentunya Anda akan melihat dan menikmati sungai yang jernih yang melintasi hutan Sumatera, menciptakan suasana yang benar-benar mistis. Datang dan temukan surga di hutan tersembunyi ini dan Anda tidak akan menyesal.

Wisata Sumatera Utara Bab I

Inilah tempat yang menampilkan kebudayaan yang berbeda dan kaleidescope menarik kehidupan masyarakat Indonesia. Sumatera Utara memiliki keajaiban yang bisa mewujudkan dambaan wisata Anda. Keindahan alam Sumatera Utara sangat menakjubkan terbentang dari Danau Toba yang indah, danau terbesar di Asia Tenggara, sampai ke sebuah hutan di Bukit Lawang yang dihuni oleh sekelompok orangutan. Keindahan alam dan kebudayaan di daerah ini menarik untuk di kunjungi sanggup menyediakan tempat untuk jiwa petualang yang menantang.
Dataran wilayah ini telah terbentuk dari aktivitas vulkanik ribuan tahun. Danau Toba  dibentuk sekitar 75.000 tahun lalu dari satu letusan gunung api paling dahsyat dunia, hingga saat ini pun masih berasap yaitu Gunung Sibayak. Di sini gunung berapi mendominasi pemandangan alam yang menakjubkan.
Kebudayaan di Sumtera Utara sangat unik, kuno dan memesona. Penduduknya yang dikenal dengan suku Batak masih memegang teguh warisan budaya dan tradisi leluhur mereka. Kebudayaan dan tradisi suku Batak dapat Anda temui di beberapa desa adat yang menawarkan wajah asli Sumatera Utara.

Di Sumatera Utara terdapat beragam satwa liar langka dan eksotis Indonesia. Anda dapat menemukan spesies luar biasa dan unik seperti orangutan, siamang bertangan putih, dan 17 jenis burung. Untuk Anda pecinta alam dan petualang maka inilah tempat yang tepat untuk melihat bagaimana ekosistem luar biasa ini.

Medan adalah ibu kotanya dan merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia. Penduduk kota ini beragam sehingga Anda dapat menemukan beragam etnis di sini. Anda juga bisa menemukan perkampungan India di Medan yang dihuni oleh mayoritas bangsa India. Medan memegang  peranan penting dalam hubungan ekonomi, memberikan lahan bisnis seperti perusahaan minyak dan ekspor perkebunan yang beroperasi secara produktif.

Apakah Anda sudah berpetualang menjelajah hutan? Berlibur di sekitar alam yang sejuk atau merasakan langsung berinteraksi dengan budaya Batak asli? Bila belum maka persiapkanlah diri Anda untuk sebuah wisata di Sumatera Utara yang akan mengesankan hati dan tak terlupakan.

Sejarah


Sumatra Utara adalah tempat untuk segala kekayaan budaya dan tradisi yang siap memukau Anda saat ditampilkan. Ada makam kuno raja-raja Batak, tarian khas, dan upacara yang unik, serta seni dan kerajinan tangan yang indah untuk Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh.

Masyarakat dan Budaya


Dengan populasi sekitar 12 juta jiwa, penduduk Sumatra Utara dibagi menjadi lima kelompok etnis utama dan bahasa yaitu Orang Melayu pesisir yang hidup di sepanjang Selat Malaka, orang Batak, Angkola atau Mandailing dari Tapanuli selatan, dan Nias kepulauan lepas pantai barat. Kelompok-kelompok ini masing-masing memiliki dialek bahasa, agama, seni, adat dan budaya khasnya tersendiri. Beberapa kelompok etnis lainnya juga hidup di Medan dan kota-kota lain dari Sumatera Utara, yang terbesar  yaitu orang Cina dan India.

Di Medan ada banyak suku etnis dari seluruh Indonesia yang datang ke kota ini untuk berbisnis. Kota ini juga rumah bagi warga keturunan Cina dan India yang cukup mendominasi.

Daerah yang sangat indah di Sumatera Utara adalah sekitar Danau Toba, di sini hidup masyarakat Batak yang dibagi menjadi enam budaya, masing-masing memiliki bahasa, upacara, dan tradisi berbeda. Meskipun terisolasi secara geografis tetapi orang Batak memiliki riwayat hubungan dengan dunia luar.  Hubungan perdagangan antara dataran tinggi dan daerah lain pun berjalan baik yaitu pertukaran barang seperti garam, kain, dan besi, lalu yang diimpor ke wilayah ini seperti  emas, beras dan cassia (jenis kayu manis)

Orang-orang Eropa yang pertama berdagang ke wilayah Batak adalah misionaris, mereka menjelajahi daerah pedalaman terpencil pada akhir abad ke-18. Misionaris tersebut mengabarkan bahwa masyarakat lokal wilayah ini kanibalisme.  Sebelumnya awal abad ke-9, sebuah teks Arab menyebutkan bahwa penduduk Sumatra itu memakan daging manusia. Namun, saat ini para antropologi percaya bahwa hal ini adalah bentuk hukuman yang langka dan mungkin nampak biasa saja bagi orang Batak. Banyak orang Batak yang menyimpan tulang nenek moyang mereka yang disalah artikan oleh orang luar sebagai kanibalisme mengerikan.

Kepercayaan tradisional Batak berpusat pada pemahaman spiritual bahwa alam semesta dibagi menjadi tiga, yaitu: dunia atas di mana Tuhan berada, dunia tengah dimiliki manusia, dan dunia yang lebih rendah merupakan rumah bagi makhluk halus dan iblis.
Dalam hal perawatan medis budaya Batak akan melihat lebih dalam pada kondisi jiwa. Mereka meyakini bahwa penyakit itu disebabkan ketika jiwa terlepas dari tubuh oleh karena itu dukun (penyembuh tradisional) diperlukan untuk datang dan membantu memanggil jiwa yang berkeliaran kembali ke pasien.

Di dataran tinggi Batak, Anda akan melihat rumah-rumah tradisional dengan atap lancip dan garis tinggi mendatar. Rumah-rumah ini berbentuk panggung sehingga hewan peliharaan keluarga seperti babi dan kerbau dapat hidup di bawahnya.

Di Sumatera Utara Anda akan menemukan kekayaan budaya warisan nenek moyang yang siap untuk dijelajahi. Anda dapat mengunjungi makam kuno raja-raja Batak, menonton pertunjukan tarian tradisional, atau melihat seni yang indah dan kerajinan yang diproduksi secara lokal.


Medan, ibu kota Sumatera Utara, merupakan kota pusat ekonomi dan komersial terbesar di Sumatera. Kota ini terus bertumbuh menjadi pusat bisnis dan menjadi pintu gerbang ke Sumatera Utara, tempat dimana wisatawan datang untuk berpetualang di dataran tinggi Danau Toba atau memasuki liarnya hutan lebat Sumatera.
Dahulu, Medan merupakan rumah bagi para pedagang dan pelaut. Mereka bernaung di bawah kekuasaan Kerajaan Melayu Islam hingga akhirnya Kesultanan Aceh Darussalam berhasil menaklukkannya. Selama masa konflik, lokasi daratan digunakan sebagai medan perang antara dua kerajaan sehingga ada asumsi kata “medan” diterjemahkan secara harfiah dari kata lapangan atau medan.
Sejarah modern Medan telah dimulai pada 1860an ketika para pendagang menyadari potensi tanah vulkanik yang kaya untuk perkebunan. Tahun 1865 seorang pengusaha Belanda memperkenalkan tembakau di daerah tersebut sehingga mengantarkan Medan pada masa kemakmuranya. Alasan ini menyebabkan masuknya investasi asing dan aliran kapitalis Eropa. Tanaman tembakau, karet, kelapa sawit dan teh ditanam hapir di semua area di Medan. Dari sebuah desa kecil berikutnya Medan tumbuh menjadi sebuah kota kolonial yang makmur. Tahun 1886 Belanda menjadikan Medan sebagai ibu kota Sumatera Utara hingga membuat penduduk Medan membengkak menjadi sekitar 80.000. Kini populasi warga Medan beragam, hampir setiap etnis ada di sini, seperti Batak, Melayu, Jawa, Minang, Aceh, India dan Cina.
Sekarang menjadi kota terbesar ketiga di Indonesia. Pengaruh masa lalunya yang gemilang sebagai penghasil perkebunan meninggalkan jejak arsitektur Eropa di berbagai bangunan kota. Alhasil, saat ini Medan menjadi sebuah kota dengan perpaduan gaya hidup modern dan warisan kolonial.
setiap kota biasanya memiliki ikon yang menjadi penanda sekaligus kebanggaan masyarakatnya. Nah, di Medan Istana Maimun atau yang juga dikenal Istana Maimun adalah ikon sekaligus kebanggaan kota dan warga Medan. Istana ini berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan.
Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan ini merupakan tujuan utama wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan, Sumatera Utara. Arsitektur bangunannya didominasi warna kuning yang merupakan warna khas Melayu.
Istana Maimun merupakan peninggalan Kerajaan Deli. Didirikan oleh Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah yang merupakan keturunan raja ke-9 Kesultanan Deli. Istana ini dibangun pada 26 Agustus 1888 dan baru diresmikan pada 18 Mei 1891.
Bangunan Istana Maimun menghadap ke timur dimana terdiri dari dua lantai dengan tiga bagian yaitu bangunan induk, sayap kiri dan sayap kanan. Di bagian depan sekitar 100 meter berdiri Masjid Al-Maksum yang dikenal sebagai Masjid Raya Medan.
Istana Maimun merupakan salah satu dari sekian istana yang paling indah di Indonesia. Istana ini memiliki arsitektur yang unik dengan perpaduan beberapa unsur kebudayaan Melayu bergaya Islam, Spanyol, India dan Itali. Perpaduan ini menyuguhkan keunikan inilah yang memberikan karakter khas bangunannya.
Pengaruh Eropa terlihat dari ornamen lampu, kursi, meja, lemari, jendela sampai pintu dorong. Pintu bergaya Spanyol menjadi bagian dari arsitektur istana ini. Anda dapat pula melihat pola arsitektur Belanda dari bentuk pintu dan jendelanya yang lebar dan tinggi. Ada pula prasasti marmer di depan tangga ditulis dengan huruf Latin dalam bahasa Belanda.
Pengaruh Islam terlihat dari bentuk lengkung (arcade) di bagian atap yang bentuknya menyerupai perahu terbalik (lengkung persia) yang biasanya dijumpai pada bangunan-bangunan di kawasan Timur Tenggah.
Istana Maimun merupakan salah satu dari sekian istana yang paling indah di Indonesia.


Di ruang tamu terdapat tahta yang didominasi warna kuning. Ruangan seluas 412 m persegi ini digunakan untuk acara penobatan Sultan Deli atau agenda tradisional lainnya. Ruang tersebut juga digunakan sebagai tempat  sultan menerima kunjungan sanak saudara dan keluarga di hari libur Islam.
Kemewahan interior dan bangunan fisik istana ini dimungkinkan karena sejak 2 abad silam wilayah Deli berada dibawah Kesultanan Deli yang mengelola hasil perkebunan, minyak, dan rempah-rempah yang melimpah. Hasil bumi yang luar biasa tersebut memberikan penghasilan sangat besar kepada Kesultanan Deli dengan bukti kehadiran Istana Maimun yang megah.
Bangunan bersejarah ini terbuka untuk umum setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Tarif masuknya Rp3.000,- untuk anak-anak dan Rp5.000,- untuk dewasa.

Kantor Pariwisata

Jl. Jend. A. Yani No. 107, Medan. 20111
Telp. (061) 4538101, 4520559, 4524908 Fax. (061) 4528436
www.northsumatratourism.info

Kamis, 20 November 2014

Wisata Nanggroe Aceh Darussalam

Nanggroe Aceh Darussalam atau lebih dikenal dengan Aceh adalah sebuah provinsi di ujung Pulau Sumatera. Provinsi ini memiliki keindahan alam yang luar biasa, mulai dari pantai sampai pegunungannya. Setelah mengalami kerusakan akibat tsunami pada tahun 2004 di sebagian wilayahnya termasuk tempat wisatanya, Aceh kembali bangkit dan menata sektor pariwisatanya dengan baik.

1. Masjid Raya Baiturrahman


Masjid Raya Baiturrahman 300x200 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Masjid Raya Baiturrahman
Masjid yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612 ini telah menjadi ikon Aceh. Bangunan utama masjid berwarna putih dengan kubah hitam besar dikelilingi oleh tujuh menara. Kesan megah semakin terasa dengan adanya kolam besar dan pancuran air di bagian depan masjid yang mengingatkan pada Taj Mahal di India.
Masjid ini menjadi tempat wisata religi di Aceh yang banyak dikunjungi karena keindahannya. Situs Huffington Post memasukkan Masjid Raya Baiturrahman ke dalam daftar 100 masjid terindah di dunia, bahkan Yahoo! menyebut masjid ini sebagai salah satu dari 10 masjid terindah di dunia. Hal ini tentu saja semakin membuat bangga warga Aceh dan Indonesia.
Jika ingin membeli suvenir, Anda bisa datang ke Pasar Aceh yang terletak di belakang masjid. Setelah puas berkeliling, Anda bisa berwisata kuliner karena ada banyak penjual makanan di pasar ini.

2. Air Terjun Blang Kolam


Air Terjun Blang Kolam 300x197 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Air Terjun Blang Kolam
Tempat wisata alam yang satu ini sayang untuk dilewatkan. Air Terjun Blang Kolam terletak di Desa Sidomulyo, Aceh Utara dan bisa ditempuh dalam waktu 30 menit dari Lhokseumawe.
Di sini, Anda bisa melihat air terjun kembar dengan tinggi 75 meter yang dikelilingi oleh pepohonan rindang. Di sekitar air terjun, ada banyak orang yang bermain air, berendam di kolam tampungan air terjun atau sekedar bersantai di tepiannya. Jika Anda ingin merasakan pengalaman yang berbeda, coba datang dengan membawa perlengakapan berkemah Anda. Di Air Terjun Blang Kolam ini, Anda bisa berkemah dan menikmati alam bebas dengan tarif 5.000 Rupiah per orang.
Tempat wisata di Aceh ini tak hanya menawarkan keindahan alamnya, namun juga menawarkan harga yang murah. Anda cukup membayar 2.500 Rupiah per orang untuk bisa masuk dan membuktikan keindahan Air Terjun Blang Kolam.

3. Air Terjun Suhom


Air Terjun Suhom 300x199 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Air Terjun Suhom
Air Terjun ini berada di Desa Suhom, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Untuk bisa mencapai tempat wisata ini, Anda harus melewati jalanan naik-turun dengan pemandangan pegunungan Paro dan Kulu. Di tengah perjalanan, jangan kaget saat melihat banyak monyet berkeliaran di jalan. Monyet-monyet ini biasanya meminta buah-buahan atau makanan ringan lain pada pengguna jalan yang lewat.
Air terjun setinggi 50 meter ini dibagi menjadi tiga tingkat, namun Anda tidak diperbolehkan naik menuju tingkat dua dan tiga demi alasan keselamatan karena adanya pembangkit listrik bertegangan tinggi.
Meskipun begitu, tempat wisata di Aceh ini tetap menyajikan pemandangan yang luar biasa. Anda bisa berenang di telaga sedalam dua meter di bawah air terjun atau menemani anak-anak bermain air di kolam renang anak. Tak ingin bermain air? Silakan bersantai di gazebo yang telah disediakan sambil menikmati makanan yang banyak dijual di sekitar lokasi air terjun.

4. Pantai Lampuuk


Pantai Lampuuk 300x127 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Pantai Lampuuk
Warga Aceh tak perlu merasa iri dengan Bali yang memiliki banyak pantai indah karena di Aceh juga terdapat banyak pantai dengan pemandangan menakjubkan. Salah satu tempat wisata pantai yang bisa diandalkan adalah Pantai Lampuuk. Pantai ini disebut juga sebagai Pantai Kuta di Aceh.
Pantai Lampuuk memiliki garis pantai sepanjang 5 km dari selatan ke utara dengan pasir putih lembut dan tebing karang di ujung pantai. Banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di pantai ini mulai dari berselancar, berjemur, berenang dan juga bermain banana boat.
Satu lagi kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan di tempat wisata ini adalah melihat upaya pelestarian penyu. Anda bisa ikut melepas tukik ke laut lepas. Seru, ya? Liburan sekaligus menjaga kelestarian alam.
Jika belum puas menikmati Pantai Lampuuk dalam sehari, Anda bisa menginap di cottage yang ada di kawasan pantai. Selain bisa lebih lama menikmati keindahan pantai ini, Anda juga bisa memuaskan perut dengan aneka sajian ikan bakar di warung-warung sekitar pantai.
Pantai Lampuuk berada di Desa Meunasah Masjid, Lhoknga, Aceh Besar. Harga tiket masuk adalah 3.000 Rupiah.

5. Pantai Lhoknga


Pantai Lhoknga 300x200 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Pantai Lhoknga
Pantai Lhoknga berada tak jauh dari Pantai Lampuuk. Tempat wisata ini berjarak sekitar 20 km dari Banda Aceh. Di sini, Anda bisa bersantai di bawah pepohonan yang rindang atau bermain voli pantai di pasirnya yang luas dan landai.
Jika bersantai dan berjemur di tepian pantai masih kurang menyenangkan bagi Anda, cobalah berselancar di lautnya. Pantai Lhoknga memiliki ombak dengan ketinggian 1,5 – 2 meter yang cocok untuk olahraga ini.
Hari beranjak sore, jangan pulang dulu. Jangan lewatkan pemandangan matahari terbenam yang cantik di pantai ini. Tempat wisata di Aceh ini semakin ramai pada sore hari, banyak yang datang untuk melihat pemandangan matahari terbenamnya dengan duduk bersantai dan menikmati jagung bakar.

6. Pantai Ulee Lheue


Pantai Ulee Lheue 300x175 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Pantai Ulee Lheue
Tempat wisata yang satu ini hanya berjarak 3 km dari pusat kota Banda Aceh, tepatnya di Kecamatan Meuraxa.
Kegiatan yang paling populer di pantai ini adalah memancing. Jika Anda lupa membawa alat pancing, tidak usah khawatir karena ada yang menjualnya di sekitar pantai. Tak suka memancing? Anda juga bisa menyewa perahu nelayan untuk berlayar di lautnya atau duduk santai di tepian pantai menikmati jagung bakar. Dari pantai, Anda bisa melihat barisan pegunungan diseberang yang menambah keindahan Pantai Ulee Lheue.

7. Pulau Rubiah


Pulau Rubiah 300x225 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Pulau Rubiah
Pulau Rubiah ada di Sabang, tepatnya di sebelah barat laut Pulau Weh. Nama Rubiah sendiri diambil dari nama yang tertulis di sebuah nisan yang ada di pulau.
Tempat wisata di Aceh ini terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Sedikitnya 14 dari 15 biota laut yang dilindungi di Indonesia ada di sini. Siapkan alat menyelam dan snorkeling Anda dan silakan berenang bersama aneka ikan tropis dan bermain terumbu karang warna-warni. Jika lupa membawa alat snorkeling, Anda bisa menyewanya dengan harga 40.000 Rupiah saja dan bisa Anda gunakan seharian.

8. Kuala Merisi


Kuala Merisi 300x199 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Kuala Merisi
Kuala Merisi merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pantai dengan suasana yang sepi dan tenang. Tempat wisata di Desa Ketapang, Kecamatan Krueng Sabee, ini memiliki garis pantai yang panjang dengan ombak kecil yang cocok untuk bermain air di tepian.
Silakan duduk santai di atas tikar Anda dan nikmati deburan ombak dan hembusan angin pantainya. Tak jarang tempat wisata di Aceh ini dijadikan lokasi berselancar karena ombaknya yang cocok untuk olahraga air ini.
Selain itu, pantai ini juga memiliki fasilitas pendukung lainnya seperti kamar mandi dan deretan warung makan.

9. Museum Tsunami


Museum Tsunami 300x149 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Museum Tsunami
Tsunami yang pernah menerjang Aceh pada tahun 2004 menyisakan duka bagi warga Aceh yang selamat. Untuk mengenang sekaligus menghormati korban meninggal, dibangunlah sebuah Museum Tsunami di Jalan Sultan Iskandar Muda di tahun 2009.
Di dalam museum, terdapat lorong panjang dengan suara gemuruh ombak dan kucuran air yang akan mengingatkan Anda pada bencana besar tersebut. Tempat wisata di Aceh ini banyak dikunjungi wisatawan yang ingin melihat apa saja yang tersisa dari gelombang tsunami. Banyak benda-benda sisa bencana yang dipajang seperti sepeda milik korban. Selain benda sisa tsunami, ada foto korban meninggal dan cerita kesaksian korban selamat juga alat simulasi elektronik gempa bumi.
Museum ini dibangun sebagai pusat pendidikan dan tempat perlindungan jika tsunami datang kembali. Museum buka setiap hari kecuali hari Jumat mulai 10:00 sampai 17:00.

10. Pantan Terong


Pantan Terong 300x209 10 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi
Pantan Terong
Pantan terong merupakan bukit yang biasa digunakan untuk melihat keindahan Aceh Tengah dari atas. Tempat wisata ini berada di ketinggian 1830 meter di atas permukaan laut. Jangan lupa membawa jaket dan baju hangat karena udaranya cukup dingin.
Dari Pantan Terong Anda bisa melihat Danau Laut Tawar yang meyerupai sebuah kuali raksasa. Di sini, Anda juga bisa menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam yang sangat cantik. 

11. Pantai Gapang Pulau Weh



Pantai Gapang berlokasi kira-kira 20 km dari Sabang atau sekitar 1 jam melalui jalan darat. Untuk menuju tempat ini melalui kota Sabang dapat ditempuh dengan kendaraan umum seperti taksi atau kendaraan sewa/rental. Pantai Gapang merupakan salah satu pantai yang mempesona di Iboih, Pantai yang satu ini tidak kalah indahnya. Disini juga terdapat fasilitas yang cukup lengkap, seperti: penginapan/bungalow, warung makan, serta penyewaan alat dan perlengkapan untuk melakukan aktifitas snorkling.

Kantor Pariwisata

Jl. Tengku Cik Kuota Karang No. 3, Banda Aceh.
Telp. (62-651) 23691, 26206, 21108 Fax. 33723
http://disbudpar.acehprov.go.id/

Indonesia Negeri yang Menakjubkan (Amazing of Indonesia)

Indonesia, inilah negeri yang menakjubkan. Tempat dimana ada banyak hal akan Anda temukan di kepulauan hijau nan indah yang disebut sebagai zambrud khatulistiwa ini. Sebuah negeri yang menawan dengan pesona keanekaragaman alam dan budaya, berpadu bersama masyarakatnya yang ramah dan mampu memberi kesan mendalam.
Indonesia atau Nusantara nama lainnya. Inilah negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah total mencapai 13.466 pulau. Terdiri dari 5 kepulauan besar dan 30 kelompok kepulauan kecil. Kepulauan Nusantara terbentuk dari pegunungan yang membujur dari barat ke timur, dilewati Garis Khatulistiwa dan terletak di antara benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia, serta dikelilingi oleh Samudera Hindia dan Samudera Pasifik sehingga menempatkannya dalam wilayah strategis di dunia.

Dengan ribuan pulau yang membentang sepanjang 5.120 km, wilayah Indonesia terdiri 30 % daratan, sementara sisanya 70% adalah lautan. Luas daratan Indonesia sendiri sebesar 1.910.000 km2 dan luas lautannya adalah 6.279.000 km2. Wilayah besar tersebut menjadikan Indonesia seluas Amerika Serikat atau setara jarak antara London dan Moscow. Pulau-pulau terkenal di Indonesia adalah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, kemudian sisanya adalah pulau-pulau kecil. Masing-masing pulau memiliki keunikan budaya, adat-istiadat, kepercayaan, makanan, cerita sejarah, serta keindahan bentangan alam yang mampu membuat siapa pun berdecak kagum.
Indonesia memiliki populasi lebih dari 235 juta jiwa atau terpadat keempat di dunia. Terdiri kurang lebih 350 etnis suku dengan 483 bahasa dan budaya. Bayangkan keragaman dan kekayaan budayanya tersebut dapat hidup berdampingan secara harmonis. Mayoritas penduduknya beragama Islam dan terkenal karena jumlah masjidnya yang sangat banyak serta penyumbang jemaah haji terbesar di dunia.
Saat ini, setelah enam dasawarsa kemerdekaan, Indonesia telah menjadi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Masyarakat internasional telah mengenal bangsa Indonesia karena kemoderatan dan toleransinya. Indonesia dikenal masyarakat dunia telah berhasil mengatasi konflik perbedaan agama dan ras. 
Sejak berabad-abad wilayah ini telah didatangi oleh berbagai bangsa yaitu India, China, Arab, dan Persia. Mereka telah meninggalkan warisan budaya yang sekarang ini masih dapat Anda nikmati. Berikutnya beberapa bangsa Eropa dan Jepang datang ke negeri ini yaitu Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Jepang, mereka tergiur dengan kekayaan yang luar biasa negeri ini kemudian berhasil menancapkan pemerintahan penjajahan dan pendudukan.
Indonesia adalah negeri  yang bercita rasa seni tinggi dengan kekayaan kesenian tradisionalnya bukan hanya mencipta tetapi telah berhasil membawanya pada tingkat tertinggi. Upacara-upacara keagamaan dan ritual yang ada hampir di seluruh daerah menjadikan daya tarik unik bagi wisatawan. Benda-benda tradisional kerajinan tangan seperti kilau permata dari Martapura, emas di Surabaya dan perak di Yogyakarta, menikmati musik trasisional dan kontemporer, tarian eksotis dan penuh makna, kehidupan kosmopolitan yang serba modern di kota besar sambil berbelanja berbagai produk berkelas dunia dari busana di berbagai butik, hingga kerajinan. Bila Anda tertarik mengapa tidak sepuasnya berbelanja barang-barang lokal yang dijual di pasar tradisional dan pinggir jalan, tentunya Anda dapat mengeluarkan keahlian tawar-menawar.
Jangan terlewat juga untuk berpetualang mencicipi aneka kuliner bercita rasa dari lesehan di pinggir jalan hingga restoran ternama berkelas internasional. Jangan lupa pula berbelanja sambil membawa pulang oleh-oleh khas daerah. Anda juga dapat terpukau dengan 327 jenis takstil asli Nusantara, seperti batik, songket, bordir, tenun ikat, dan banyak lainnya, terbuat dari sutera ataupun katun dengan motif khas daerah tradisional dan modern. Sangat banyak kerajinan tangan-tangan terampil yang dapat menjadi oleh-oleh tepat dan berkesan untuk orang yang menanti cerita wisata Anda.
Bila Anda berani mengapa tidak mulai bersiap-siap berpetualang wisata alam atau wisata bahari selama seminggu yang sanggup memberi pengalaman pribadi yang mengesankan. Bila Anda ingin melancong di pulau-pulau kecil di Nusantara maka ini akan menjadi pengalaman yang mengasyikan. Bukan karena masih banyak pulau yang belum terjelajahi, bahkan belum diberi nama tetapi juga Anda akan kagum dengan pemandangan gunungnya, air terjun yang mengalir ke sungai-sungai, kesejukan hutan tropis berpadu dengan laut terbentang, berselancar dalam ombak bergelombang atau menyelam di kedalaman laut biru. Nah, bagaimana bila Anda coba berenang dengan dugong, lumba-lumba, atau mantaray besar.


Indonesia diberkahi alam yang indah dari sawah yang subur di Jawa dan terasering indah di Bali dengan budayanya yang eksotik. Ada banyak hutan hujan tropis yang mewah di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, atau padang rumput luas seolah tanpa batas si savannah Nusa Tenggara. Bagaimana juga bila Anda disediakan tempat untuk mendaki hingga ke puncak gunung es abadi di Jaya Wijaya, Papua?
Laut Indonesia menyimpan kekayaan laur biasa. Diperkirakan, luas terumbu karang di dunia mencapai 284,300 kilometer persegi. Indonesia mempunyai sekitar 18% terumbu karang dunia, dengan keanekaragaman hayati tertinggi lebih dari 2500 jenis ikan, 590 jenis karang batu, 2500 jenis Moluska, dan 1500 jenis udang-udangan. Di bawah laut para ilmuwan menemukan ikan coelacanth prasejarah di Sulawesi Utara. Di sini terdapat ratusan spesies ikan dan koral yang menakjubkan. Di Sumatera ditemukan  ikan Paedocypris progeneticaini yang berukuran hanya sebesar nyamuk dengan panjang 7,9 mm, ada juga Python reticulata di Sulawesi yang mempunyai panjang 10 meter.
Beraneka jenis flora dan fauna darat hidup di Indonesia mulai dari komodo raksasa dari masa prasejarah sebagai spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Indonesia menjadi negara yang memiliki spesies hiu terbanyak di dunia dengan jumlah 150 spesies hiu, salah satunya hiu tutul. Ada juga orang utan di Kalimantan, badak bercula satu di jawa, anoa di Sulawesi, kerbau kerdil, burung kakatua yang berjambul indah, juga  ada burung cenderawasih di Papua yang seolah menceminkan daya tarik pulau yang belum terjamah.
Jangan lupakan, Indonesia juga merupakan habitat Rafflesia arnoldi, bunga terbesar di dunia yang hidup di Bengkulu. Indonesia memiliki biodiversity anggrek terbesar di dunia dengan 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar yaitu anggrek macan (Grammatophyllum speciosum) sampai yang terkecil  seperti Taeniophyllum yang tidak berdaun, termasuk anggrek hitam langka dan hanya terdapat di Kalimantan dan Papua. Indonesia juga memiliki berbagai jenis rempah-rempah, kayu beraroma dan beragam buah-buahan.
Indonesia beribu kota di Jakarta, terletak di pantai utara Jawa bagian Barat. Kota ini menjadi pusat pemerintahan, pusat bisnis dan keuangan. Sebuah kota besar, metropolitan modern dengan penduduk 9 juta orang. Kini Jakarta menjadi tempat percampuran budaya dari semua kelompok etnis yang berbeda dari seluruh Indonesia.
Kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti  Bali, Medan, Padang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Makasar terhubung oleh penerbangan nasional dan internasional. Terdapat pesawat regular dapat membawa Anda ke berbagai  kota-kota di Indonesia atau pulau-pulau terpencil dimana dapat dimulai sebuah penjelajahan dan wisata di Zambrud Khatulistiwa ini.

Sejarah

Sejak masa prasejarah, kepulauan Indonesia telah dihuni manusia purba atau Pithecanthropus erectus (upright apeman) yang hidup lebih dari satu juta tahun yang lalu. Spesies prasejarah lain yang paling baru diteliti adalah Homo floresiensis  telah menjadikan kepulauan ini rumah mereka.

Berdasarkan catatan sejarah China menyebutkan bahwa perdagangan antara India dan pulau-pulau ini sudah didiami sejak abad pertama Masehi. Kerajaan maritim yang berkuasa, Sriwijaya yang berada di sekitar Pelembang di Selatan Sumatera, merupakan pusat pendidikan agama Buddha. Kerajaan ini memegang kekuasaan atas laut Sumatera dan Selat Malaka dari abad ke 7 sampai 13. Pada abad ke8 hingga ke-9, Dinasti Syailendra dari Kerajaan Mataram di Jawa Tengah membangun Candi Borobudur yang megah bercorak Buddha, kemudian diikuti oleh pembangunan Candi Prambanan yang elegan bercorak Hindu dibangun Raja Rakai Pikatan dari keturunan Sanjaya.
Sejak tahun 1294 Kerajaan Majapahit di Pulau Jawa  menguasai  kepulauan Nusantara. Berikutnya Islam berkembang ke di sini melalui jalur perdagangan India dan kemudian menjadikannya hingga saat ini sebagai agama mayoritas penduduk Indonesia. Agama Buddha, Hindu dan Islam berkembang di Nusantara sehingga memengaruhi budaya dan cara hidup masyarakatnya hingga saat ini. 
Marco Polo merupakan orang Eropa pertama yang menginjakan kaki di Sumatera. Kemudian, dalam pencarian pulau penghasil rempah-rempah. Bangsa Portugis dan Spanyol sempat menguasai kepulauan yang kaya rempah-rempah ini hingga akhirnya tahun 1596 kapal Belanda pertama berlabuh di tepi laut Jawa Barat dan perlahan tetapi pasti menancapkan hegemoninya. Lebih dari 3 abad kemudian, Belanda secara bertahap menjajah kepulauan ini hingga berdirilah Pemerintahan Hindia Belanda. Pemberontakan melawan penjajah segera terjadi di seluruh negeri. Pemuda Indonesia, dengan Sumpah Pemuda tahun 1928 mengumandangakan persatuan, "Satu Negara, Satu Bangsa dan Satu Bahasa: Indonesia". 
Akhirnya, tanggal 17 Agustus 1945, setelah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II, rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaan mereka melalui proklamasi yang diwakili Soekarno dan Hatta. Kebebasan, tidak mudah diberikan. Setelah pertempuran berdarah selama bertahun-tahun melawan tentara Belanda akhirnya secara resmi mengakui Kemerdekaan Indonesia tahun 1949.

Bahasa

Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional dan bahasa resmi di Indonesia. Bahasa Indonesia adalah alat komunikasi dalam pergaulan sehari-hari dan menjadi bahasa akademik di sekolah. Masyarakat Indonesia saat ini berbicara setidaknya dalam dua bahasa atau lebih, Bahasa Indonesia dan bahasa daerah masing-masing dimana ada lebih dari 300 bahasa daerah yang masih aktif digunakan.
 
Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu yang digunakan di Kepulauan Riau.  Bahasa ini digunakan pada awal abad ke-19 dan merupakan lingua franca (bahasa pengantar atau bahasa pergaulan). Bahasa Indonesia berkembang dipengaruhi berbagai bahasa daerah dan bahasa asing seperti bahasa Arab, Belanda, dan Inggris yang kata-katanya telah diserap dan menjadi kosa kata bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia menggunakan abjad Latin namun beberapa wilayah di Indonesia memiliki tulisannya sendiri. Bahasa Indonesia mudah dipelajari dan jika Anda mengerti maka  akan menyadari bahwa bahasa Indonesia cukup sederhana.
Bahasa Indonesia aktif digunakan masyarakat Indonesia di samping bahasa daerah setempat. Faktanya ada 583 bahasa dengan dialek yang beragam digunakan oleh suku daerah yang berbeda-beda.

Flora dan Fauna

Indonesia memiliki beragam kekayaan spesies hewan darat dan laut. Hal itu dipengaruhi oleh tanahnya yang subur dari lava gunung berapi dan kandungan mineral yang terdapat di tanah dan di laut apalagi iklim sedang di Indonesia berlangsung sepanjang tahun.

Flora dan fauna Indonesia dibagi berdasarkan garis imajiner yang bernama Garis Wallace. Garis ini terbentang antara Bali dan Lombok, berlanjut ke utara antara Kalimantan dan Sulawesi. Di bagian barat Garis Wallace, flora dan fauna-nya berasal dari Asia, sedangkan di bagian timur garis, berkumpul flora dan fauna serupa dengan yang ada di Australia.
Orangutan
Keberagaman tumbuhan di negara kepulauan dipengaruhi curah hujan dan ketinggian tanah. Di pulau yang curah hujannya tinggi seperti Sumatra, Kalimantan, dan Papua maka hutan hujan menutupi sebagian besar wilayah yang luas tersebut. Hutan-hutan ini kaya akan kayu yang  berharga, pohon-pohon beraroma, rempah-rempah, juga buah-buahan tropis yang eksotis. Di negeri ini Anda dapat menemukan bunga Rafflesia arnoldi di Bengkulu sebagai salah satu bunga raksasa yang unik di dunia.  
Satwa Indonesia sangat beragam, mulai dari rusa Jawa (atau kancil), badak bercula satu hingga orangutan di Sumatra dan Kalimantan, anoa di Sulawesi, komodo di NTT serta burung cenderawasih yang elok dan ceria di Papua.
Untuk melestarikan flora dan fauna yang unik ini, pemerintah Indonesia telah membuat 44 taman nasional tersebar di seluruh Nusantara, baik itu  di darat maupun di laut. Banyak cagar alam menawarkan paket ekowisata atau taman botanical hingga kebun binatang.

Iklim

Menjadi negara tropis membuat Indonesia diberkahi dua musim, musim kemarau dan musim hujan. Musim kemarau biasanya berlangsung dari bulan Juni sampai September dan sisanya musim hujan. Pancaran sinar matahari melimpah kecuali musim hujan ketika langit mendung. Disarankan untuk mengunjungi tujuan wisata di Indonesia pada saat musim kemarau.
Pastikan kunjungan Anda tidak bertepatan dengan hari libur seperti Idul Fitri, karena objek-objek wisata akan sangat padat terutama objek wisata di Pulau Jawa. Kecuali jika Anda memang tertarik melihat keramaian dari dekat dan berinteraksi tentunya.
Iklim di Indonesia dapat menjadi lembab dan panas, jadi disarankan membawa sunblock atau pelembab selama musim kemarau. Anda mungkin juga membutuhkan pakaian lebih yang nyaman atau  membelinya di tujuan terdekat.


Masyarakat dan Kebudayaan

Tinggal di lebih 13.466 pulau, bangsa Indonesia saat ini berjumlah lebih dari 200 juta jiwa meliputi lebih dari 200 etnik. Setelah kemerdekaan 1945, pembauran dan pernikahan yang berbeda suku budaya telah menjadikan penduduknya memiliki keeratan yang lebih luas.

Mayoritas peduduk Indonesia memeluk agama Islam, sedangkan di Bali agama Hindu lebih dominan. Di daerah lainnya seperti Minahasa di Sulawesi Utara, dataran tinggi Toraja di Sulawesi Selatan, pulau Nusa Tenggara, dan sebagian besar Papua, dataran tinggi Batak dan juga Pulau Nias di Sumatra Utara, mayoritas penduduknya beragama Katholik dan Protestan. Secara keseluruhan pada dasarnya masyarakat Indonesia sangat religius.
Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia membawa masyarakatnya untuk memiliki sikap toleransi terhadap setiap penganut agama, adat dan tradisi. Hal itu semakin diperkuat dengan semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" yang berarti "Meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua".
Walaupun kalangan mudanya di kota-kota besar hidup modern dan mengikuti tren dunia namun dalam hal pernikahan mereka tetap melakukan upacara tradisi kedua orang tua mereka. Jadi dalam pernikahan beda suku, akad nikah dan tradisi pernikahan dapat mengikuti keluarga pengantin wanita, sementara selama resepsi dekorasi dan kostum mengikuti tradisi etnis mempelai pria, atau sebaliknya. Pernikahan dan resepsi pernikahan di Indonesia menjadi ajang pengenalan adat dan tradisi Indonesia yang beragam. Pernikahan juga sering menjadi kesempatan untuk menampilkan status sosial, kekayaan sekaligus selera berpakaian seseorang. Bahkan di desa-desa, ratusan atau bahkan ribuan undangan berbaris untuk memberi selamat kepada pasangan pengantin dan orang tua mereka yang duduk di atas pelaminan kemudian menikmati pesta pernikahan dan hiburan.

Kesenian dan Perayaan
Di pesisir kepulauan Indonesia banyak budaya kuno yang berakar, sementara sepanjang sejarah selama berabad-abad hingga saat ini Indonesia telah dipengaruhi oleh budaya India, Cina, Arab, hingga Eropa. Akhir-akhir ini budaya populer global termasuk internet telah berpengaruh besar dalam cara hidup masyarakatnya. Budaya asing dan tradisi, bagaimanapun diserap dan diasimilasi oleh masyarakatnya yang menciptakan kreasi baru yang unik yang tidak dapat ditemukan di tempat lain di dunia.
Pada 2 Oktober 2009, UNESCO mengakui Batik Indonesia sebagai benda Warisan Budaya Dunia, mengikuti Keris Indonesia yang sudah diakui sebelumnya, dan Wayang Kulit. Berikutnya Angklungmenyusul diakui UNESCO pada tanggal 18 November 2010 sebagai warisan budaya dunia. Baru-baru ini Tari Saman asal Gayo Lues, Aceh juga dikukuhkan dalam List of Intangible Cultural Heritage in Need of Urgent Safeguarding UNESCO pada 24 November 2011.
Indonesia memang kaya akan kesenian dan kerajinan. Dalam bidang tekstil, Sumatera menghasilkan sarung tenun emas dan perak terbaik, yang dikenal sebagai songket. Wanita di Sulawesi Selatan membuat sutra tenunan berwarna-warni, sementara Bali, Flores dan Timor menghasilkan beberapa tekstil terbaik dari serat alami dengan menggunakan motif rumit.
Dalam kerajinan kayu, perajin Bali memproduksi patung yang indah, seperti halnya suku Asmat di Papua, baik tradisional maupun modern. Pengrajin di Jawa Tengah menghasilkan perabotan ukir yang halus sedangkan pembuat kapal dari bugis Sulawesi Selatan terus membangun kapal layar  "Phinisi" yang agung di  laut Indonesia sampai hari ini.
Berbagai jenis perbedaan budaya dan tradisi di seluruh negara ini juga dinyatakan dalam acara yang banyak dan menarik, baik acara agama atau acara terkenal yang diselenggarakan sepanjang tahun. Anda dapat melihat upacara agama Hindu Dharma yang meriah diadakan terus menerus di Bali, prosesi pemerintahan selama Sekaten di Yogyakarta, serta Festival Tabot di Bengkulu. Sumatera, untuk memperingati gugurnya cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein. Upacara Waisak agama Budha diadakan setiap tahun di sekitar Borobudur, seperti festival Toa Peh Kong Cina di Manado. Sedangkan Hari Raya kematian diadakan di Toraja, kedua duanya diadakan di pulau Sulawesi, dan upacara Kasada yang diadakan setiap akhir tahun di Gunung Bromo, Jawa Timur, untuk menenangkan jiwa nenek moyang dan para Dewa.
Discover-informationLalu, ada juga perayaan dalam bentuk perang suku di Lembah Wamena Papua, karapan sapi di Madura yang diadakan sebagai ungkapan syukur setelah panen, juga festival “nyale” di Lombok yaitu acara mencari cacing laut pada bulan Februari, dan masih banyak lagi acara yang diselenggarakan di seluruh pulau. Dan acara puncaknya Nyepi yaitu hari besar umat Hindu di Bali  merupakan hari meditasi dimana semua lampu, api, suara, termasuk pesawat dan mobil dilarang beroperasi dalam 24 jam. Nyepi menjadi tradisi internasional yang dapat mengurangi polusi dan pemanasan global.
Indonesia juga kaya dengan pentas seni. Sendra Tari Ramayana yang indah digelar pada musim kemarau di pelataran Candi Prambanan saat sinar bulan purnama. Tari-tarian Indonesia sangat beragam, dramatis, dan menghibur. Mulai dari tari yang bersinkronisasi yaitu tari saman dari Aceh sampai tarian yang gemulai dari Jawa yang diiringi suara gamelan,  atau tari perang di Kalimantan, Papua, dan Sulawesi.
Pengaruh Cina dapat terlihat di sepanjang Pantai Utara Jawa mulai dari motif batik Cirebon dan Pekalongan sampai mebel dan pintu ukiran yang halus dari Kudus, Jawa Tengah. Ada juga baju pengantin sulam emas yang rumit dirangkai begitu elok dari Sumatra Barat.
Sumber : http://www.indonesia.travel

KTP di Malaysia Cantumkan Kolom Agama

Kartu Tanpa Penduduk (KTP) di Malaysia atau yang dikenal dengan Kad Pengenalan Malaysia (MyKad) mencantumkan agama. Kolom tersebut berada di bawah foto pemilik KTP yang terletak di bagian kanan bawah.

Selain kolom agama, di bawah foto tersebut juga dicantum status kewarganegaraan dan jenis kelamin. Berdampingin dengan jenis kelamin (sebelah kiri), terdapat kolom agama.

Hanya saja pantauan Sayangi.com dari beberapa sumber, termasuk dari situs pemerintah di Malaysia, www.jpn.gov.my, maupun media, seperti abnxcess.com dan themalaysiantimes.com, tidak semua warga Malaysia mencantumkan agama mereka. Sebagian mencantumkan dan sebagian lainnya tidak menyebutkan identitas tersebut.

Selain mencantumkan agama, MyKad warga Malaysia juga dilengkapi dengan sebuah chip. Fungsinya agar IC (Identyty Card) bisa dibaca di setiap instansi pemerintah dan Bank. Selain sebagai kartu identitas, IC Malaysia juga bisa berfungsi sebagai alat pembayaran jalan tol, kereta api, dan parkir mobil.

Keberadaan kolom agama ini seolah membantah pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ahok, sapaan akrabnya menolak mencantumkan identitas tersebut, dengan menyebutkan bahwa di berbagai negara, termasuk di Malaysia, tidak ada tempat khusus identitas agama.

"Seluruh dunia kan begitu (tidak memasukkan kolom agama, red). Di Malaysia KTP-nya juga tidak menuliskan agama. Padahal, negara itu merupakan negara yang agamanya kuat. Cuma di undang-undang kita, kolom agama harus dicantumkan," kata Ahok 13 Desember lalu.

Lalu, apakah Ahok sudah berbohong?

http://www.sayangi.com/politik1/read/13428/ktp-di-malaysia-ternyata-cantumkan-kolom-agama-ahok-pembohong

Kolom Agama di KTP Wajib Diisi

Kolom agama dalam kartu tanda penduduk (KTP) mesti diisi sesuai agama yang dipeluk dan sama sekali tidak boleh dikosongkan, kata mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi di Jakarta, Selasa (11/11/2014).

Ia mengatakan sebagai negara yang berdasarkan Pancasila, Indonesia tidak punya hak, apalagi kewajiban, untuk mereduksi identitas agama dan umat beragama.

Kewajiban negara Pancasila, kata dia, justru membimbing dan mengintensifkan pelaksanaan agama oleh umat beragama secara benar, yang rahmatan lil alamin (membawa kebaikan bagi seluruh alam), untuk  mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kemajuan negara. 

"Kalau alasan mengosongi kolom agama adalah HAM, tidak tepat juga. Justru identitas tersebut adalah HAM-nya orang beragama," kata Hasyim. 

Meski demikian, Hasyim menambahkan, apabila ada warga negara yang menginginkan agamanya tidak dicantumkan dalam KTP maka mereka bisa saja melakukannya karena Indonesia merupakan negara demokratis.

"Tapi harus atas permintaan resmi yang bersangkutan, bukan dikosongkan oleh negara," kata Hasyim, Presiden World Conference on Religions for Peace (WCRP) .

Hasyim mengungkapkan bahwa dia sudah mendengar isu pengosongan kolom agama dalam KTP sejak menjadi penasihat Tim Transisi.

"Sudah saya ingatkan bahwa ide ini akan membebani pemerintahan Jokowi-JK sebagai pemerintahan yang terkesan pelan-pelan tidak mempedulikan agama," kata Hasyim.

Menurut dia, keinginan pengosongan kolom agama dalam KTP berasal dari kelompok yang sepertinya beragama tapi sesungguhnya tidak beragama. 

"Pemerintahan Jokowi-JK saya harap hati-hati, karena hal-hal seperti ini sesungguhnya tidak berguna bagi bangsa, tidak berguna pula untuk seluruh umat beragama di Indonesia," katanya. (An)

http://www.sayangi.com/politik1/read/28245/hasyim-muzadi-kolom-agama-di-ktp-wajib-diisi-jangan-dikosongkan